Assalamualaikum..
Ada yang mau Lusita ceritain lagi nih. Btw, what do you think about dream? Sebenernya sampai sekarang Lusita masih mecari artikel tetang mimpi. Karena mimpi adalah sesuatu yang sangat menarik buat Lusita. Rasanya mimpi itu kayak sesuatu yang nyata tapi gak nyata.
Kalau kata wikipedia, mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan dan indra lainnya ketika tidur terutama saat tidur dengan disertai gerakan mata yang cepat. Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi.
Nah itu kata-kata yang di garis bawahi merupakan kalimat yang penting. Entah dari dulu sampai sekarang, Lusita santai aja ngadepin mimpi. Mimpi buruk (karena gak baca doa sebelum tidur) dan mimpi baik kadang Lusita anggap angin lalu ajaa.. sampai pada suatu ketika Lusita bermimpi seseorang yang sama berkali-kali. Ya betul BERKALI-KALI. 6 kali Lusita memimpikan orang yang belum pernah Lusita temuin di dunia nyata. Loh kok bisa tau orangnya? Jadi Lusita kenal orang itu lewat akun sosial media dan kebetulan dia kenal dengan seseorang kerabat Lusita.
Awalnya Lusita cuek dengan mimpi itu. Pertama kali mimpi, Lusita mimpi kalau dia main ke rumah Lusita dan tiba-tiba bilang "Lusita kenapa gak pernah ngehubungi saya lagi?" dan aku jawab "Lusita nunggu abang kabarin duluan." dan dia lagi2 jawab "Abang malah nunggu Lusita ngehubungi duluan." Kayak ftv sih, tapi serius Lusita bilang gitu di mimpi. Dan akhirnya abang main ke rumah Lusita dan dia disambut sama ayah dan ibu.
Mimpi kedua, Lusita tiba2 didatengin abang dengan 3 cincin perak. 1 cincin buat dipakai Lusita saat pertunangan, 1 lagi dipakai Lusita saat nikah, 1 lagi dipakai abang saat nikah. Wes ngunu tok mimpine. Mimpi ketiga, Lusita diajak ke rumah abang di kota ******** (hayo kota apa?). Pas perjalanan ke rumah abang, Lusita diajak muter2 lewatin pekarangan, kebon dan kawan2 sampai di rumah abang. Rumahnya sederhana dengan cat putih dan ada dipaling pojok. Masih ada halaman di depan rumah abang. Asri banget deh.
Mimpi ke empat, Lusita telfonan sama adek dan ibunya abang. Lusita bilang ke abang kalau mau bawa oleh2 buat ibu dan adeknya abang kalau pulang ke rumahnya abang. Dan akhirnya Lusita ke rumah abang bawa oleh2 baju. Ibu sama adek seneng banget pas Lusita bawa oleh2. Mimpi ke lima, Lusita itu di bawa ke Indonesia timur ngkutin abang kerja. Kebetulan abang udh mau selesai proyeknya, abang ngajak Lusita touring. Iya motoran cuy sama temen2 abang. Disana Lusita manjaaaa banget sama abang. Nempel terus kayak ingus sama idung. Sampai akhirnya Lusita sampai di rumah yang dituju. Baru sampai di rumah, ada ibu2 deketin Lusita dan bilang "pengantin baru ya"
Mimpi ke enam itu.. Lusita lupa.. wkwk
Karena nganggap mimpi itu gak terlalu penting dan gak berarti apa2. Abis gak masuk akal, Lusita gak pernah komunikasi, gak pernah ketemu, bahkan mikirin dia juga enggak tau2 mimpiin dia berkali-kali.
Wallahu'alam bishawab, hanya Allah yang tau maksudnya.
Lusita sempet bingung sama maksud dari mimpi itu, ya penasaran juga sama maknanya, tapi Lusita kembalikan lagi sama Allah.. Allah juga udah menerangkan arti mimpi di surat Al-Israa.
![]() |
| http://www.faithbrowser.com/who-is-allah/ |
Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: “Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia.” Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Quran. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka. (QS. Al-Israa : 60)
selain itu, dalam hadits riwayat Bukhari juga ada penjelasan tentang mimpi
“Apabila sesorang dari kamu memihat suatu mimpi yang menyenangkan maka sesungguhnya mimpi itu hanyalah dari Allah swt, maka hendaknya ia memuji Allah swt (bertauhid) atas mimpinya dan hendaknya ia memberitahukannya. Dan apabila ia melihat tidak demikian dari yang tidak menyenangkannya maka sesungguhnya mimpi itu hanyalah dari syaitan, maka hendaklah ia memohon perlindungan (ta’awwudz kepada Allah swt) dari keburukannya dan janganlah menuturkannya kepada seseorang, maka mimpi itu tidak membahayakannya (madharat).” (HR : Bukhari)
Mungkin mimpi yang hadir adalah mimpi baik ataupun mimpi yang buruk, namun jangan pernah menafsirkan sendiri mimpi yang pernah ada karena takutnya kita terjerumus dalam kesyirikan dan jelas syirik adalah dosa terbesar. Kita hanya perlu berdoa semoga Allah selalu memberikan kebaikan pada kita dan menjauhkan kita dari syaitan yang berniat untuk melencengkan jalan kita pada Allah.
لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ
Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah
حسبن الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير
Cukuplah ALLAH sebagai penolong kami, dan ALLAH adalah sebaik-baik pelindung


Komentar
Posting Komentar